Selasa, 25 Februari 2014

Tips Untuk Meredam Amarah atau Mengendalikan kemarahan

Marah dan emosi adalah tabiat manusia. Kita tidak dilarang marah, namun diperintahkan untuk mengendalikannya agar tidak sampai menimbulkan efek negatif. Dalam riwayat Abu Said al-Khudri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda "Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridlai, sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridlai" (H.R. Ahmad). dalam riwayat Abu Hurairah dikatakan "Orang yang kuat tidaklah yang kuat dalam bergulat, namun mereka yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah" (H.R. Malik).

Menahan marah bukan pekerjaan gampang, sangat sulit untuk melakukannya. Ketika ada orang bikin gara-gara yang memancing emosi kita, barangkali darah kita langsung naik ke ubun-ubun, tangan sudah gemetar mau memukul, sumpah serapah sudah berada di ujung lidah tinggal menumpahkan saja, tapi jika saat itu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah, karena kita termasuk orang yang kuat.

Cara-cara meredam atau mengendalikan kemarahan dari Hadits :

1. Membaca Ta'awwudz. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda "Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu "A'uudzu billah mina-syaithaani-r-rajiim" "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk" (H.R. Bukhari Muslim).

2. Berwudhu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda "Kemarahan itu itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah" (H.R. Abud Dawud).

3. Duduk. "Kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah" (H.R. Abu Dawud).

4. Diam. Dalam sebuah hadist dikatakan "Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah" (H.R. Ahmad).

5. Bersujud, artinya shalat sunnah mininal dua rakaat. Dalam sebuahhadist dikatakan "Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di
lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud)." (H.R. Tirmidzi)

Senin, 03 Februari 2014

Mengenal Lebih Dekat Budaya Dermayu

Mungkin ada yang menganggap kebudayaan adalah kesenian. Mungkin juga ada yang berpendapat kebudayaan Indramayu itu adalah tari topeng, tarling, sandiwara, dan jenis kesenian lainnya. Jadi, budaya Dermayu itu, ya kesenian yang ada di Indramayu. Benarkah demikian? Boleh dikatakan tidak terlalu salah, tetapi juga tidak terlalu benar. Lalu, apa sih budaya Dermayu?
Mengenai kebudayaan, ternyata ada 150 batasan/definisi. Coba simak definisi kebudayaan, seperti dikatakan Clyde Kluckhohn (1949): (1) Cara hidup masyarakat, (2) Adat sosial tingkah laku individu, (3) Cara berpikir, merasakan, dan mempercayai, (4) Tingkah laku abstark, (4) Tata cara hidup dalam keluarga, (5) Standar orientasi untuk mengatur masalah.

Kalau menurut Ki Hajar Dewantara, begini: “Budaya berasal dari kata budi, di artikan sebagai jiwa yang telah masak. Kebudayaan itu buah budi manusia. Pada pokoknya terdiri dari tiga kekuatan manusia, yaitu cipta, rasa, dan karsa, atau pikiran, perasaan, dan kemauan.”
Ada lagi pendapat Sutan Takdir Alisjahbana, bahwa kebudayaan adalah pola kejiwaan yang di dalamnya terkandung dorongan-dorongan hidup yang dasar, insting, perasaan, pikiran, kemauan, dan fantasi yang dinamakan budi.”
Cukup banyak, cukup abstrak, dan cukup ruwet kan? Nah, supaya tidak ruwet, kita uraikan saja secara umum bagian-bagian kebudayaan seperti ini, yaitu: (1) Adat-istiadat, (2) Alat dan perlengkapan hidup, (3) Mata pencaharian, (4) Kesenian, (5) Bahasa dan sastra, (6) Sejarah manusia, (7) Sistem religi. Agar tampak jelas, kebudayaan Indramayu bisa diuraikan secara terperinci.

***

Sekarang kita kerucutkan pada kebudayaan Indramayu. Coba kita uraikan, ada apa saja budaya Dermayu itu? Kita uraikan satu-persatu, ya?
Budaya dalam Indramayu itu terdiri dari:

(1) Adat-istiadat Indramayu:
a. Upacara adat desa : sedekah bumi, mapag sri, ngunjung, nadran, baritan, ngarot, dsb.
  • Sedekah bumi: Syukuran warga desa setelah masim tanam padi. Biasanya menggelar pertunjukan wayang kulit di balaidesa, dengan lakon Bumi Loka atau asal-usul padi dari Dewi Sri.
  • Mapag Sri: Syukuran warga desa menjelang musim panen padi. Biasanya menggelar pertunjukan wayang kulit di balaidesa, dengan lakon Bumi Loka atau asal-usul padi dari Dewi Sri.
  • Ngunjung: Ziarah kubur ke luluhur desa. Biasanya digelar doa bersama dan pertunjukan wayang golek cepak/menak di areal kuburan desa, dengan lakon babad desa tersebut.
  • Nadran: Syukuran nelayan, biasanya menggelar pertunjukan wayang kulit di areal koperasi nelayan, dengan lakon Budug Basu atau asal-usul ikan.
  • Baritan: Upacara tolak bala/penyakit, biasanya menggelar pertunjukan wayang golek cepak/menak atau doa bersama, bertempat di perempatan desa atau kuburan desa.
  • Ngarot: Syukuran warga beberapa desa di Kecamatan Lelea dan Cidekung menjelang musim tanam padi. Dari balaidesa, Kuwu memberikan alat-alat pertanian kepada kaum muda laki-laki dan bibit tanaman padi kepada kaum muda perempuan. Mereka berkeliling desa, kembali ke balaidesa. Digelar pertunjukan Topeng Lanangyang ditonton kaum perempuan, dan pertunjukan Ronggeng Ketukyang ditonton kaum laki-laki.
  • Mapag Tamba: Pengaruh Ki Kuwu Sangkan sejak abad ke-15/16 demikian kuatnya, sampai-sampai setiap usai musim tanam padi, dilakukan ritual mapag tamba. Tamba (obat) diambil dari Keraton Cirebon kemudian dijadikan obat untuk tanaman padi.
Karnaval nadran di Cirebon & Indramayu

b. Upacara adat dalam keluarga : hajatan perkawinan, khitanan, rasulan, adat wanita mengandung sampai melahirkan, adat kematian, dsb.
  • Hajatan perkawinan: Syukuran setelah ijab qabul menikah, digelar hiburan. Biasanya ada sistem buwuhan berupa beras atau uang (sumbangan yang terikat seperti arisan).
  • Hajatan khitanan: Syukuran setelah atau berbarengan pada saat anak laki-laki dikhitan, digelar hiburan. Biasanya ada sistem buwuhan berupa beras atau uang (sumbangan yang terikat seperti arisan).
  • Hajatan rasulan: Syukuran untuk anak perempuan (mungkin karena tak punya anak laki-laki), digelar hiburan. Biasanya ada sistem buwuhan berupa beras atau uang (sumbangan yang terikat seperti arisan).
  • Adat wanita mengandung sampai bayi dilahirkan: Dari mulai ngupati(kandungan 4 bulan), mitung wulan (kandungan 7 bulan), bubur lolos(8 bulan), bancakan lenga (9 bulan), syukuran bayi lahir, coplok wudel (usia bayi antara 3-15 hari), gawe aran (usia bayi 1-2 minggu), cukur rambut bayi (usia bayi 40 hari), udun-udunan (usia anak 7 bulan).
  • Adat kematian: Dari mulai memperingati kematian nelung dina (3 hari), mitung dina (7 hari), matang puluh (40 hari), ngatus (100 hari), ngewu (1000 hari).
c. Adat gotong-royong, tolong-menolong, dsb.: memperbaiki jalan, lingkungan, solokan, memberantas hama tikus, membuat rumah, membuat tempat ibadah, dsb.

(2) Mata pencaharian penduduk tradisional Indramayu:
a. Petani: Bersawah tadah hujan (kini: dengan pengauran teknis), berladang, berkebun.
b. Nelayan: Menangkap berbagai jenis ikan di laut dengan perahu atau kapal tradisional.
c. Pedagang: Berdagang hasil pertanian, barang-barang lain, dsb.
d. Buruh: Bekerja di sawah, ladang, atau pekerjaan serabutan lainnya.



(3) Alat, produksi, dan perlengkapan hidup:
a. Kerajinan alat-alat pertanian: cangkul, golok, pedang, sabit, garu, dsb.
b. Kerajinan alat-alat dan perlengkapan nelayan: perahu, kapal, jaring, dsb.
c. Kerajinan alat angkutan tradisional: pedati, dokar, gerobak, dsb.
d. Keterampilan membuat rumah: Rumah berbagai model arsitektur.
e. Keterampilan membuat busana: Batik dan tenun dalam bentuk baju, celana, kain, dsb.
f. Keterampilan membuat wadah tertentu: Wadah air, wadah beras, wadah uang, dsb.
g. Keterampilan membuat alat rumah tangga: Alat dapur, perabotan rumah tangga, dsb.
h. Keterampilan membuat makanan: Makanan khas (nasi lengko, pedesan entog, empal, sate, grejeg, dsb.),  kue-kue tradisional (koci, sempora, wajik, dodol, jalabia, bugis, tape, cikak, dsb.)

(4) Kesenian Indramayu:
a. Seni Rupa: kedok, wayang kulit, wayang golek, lukisan kaca, melukis di perahu, melukis di becak, lukisan layar sandiwara, ornamen rumah, dsb.
b. Seni Teater: Sandiwara, Tarling, Wayang kulit, wayang golek.
c. Seni Musik: Musik tarling, gamelan wayang kulit, gamelan wayang golek, gamelan sandiwara, gamelan tari topeng, tari tayuban, kliningan, renteng.
d. Seni Suara: Lagu dalam macapat, lagu dalam tarling, lagu dalam sandiwara, lagu dalam wayang kulit, lagu dalam wayang golek.
e. Seni Sastra: Syair macapat.


(5) Bahasa dan sastra Indramayu:                                                                       
Secara umum banyak dipengaruhi oleh bahasa Jawa, yakni dari;
a. Penyebaran agama Islam oleh para Wali maupun ulama dan Ki Gede dari Demak dan Cirebon.
b. Pengaruh Mataram Sultan Agung secara politik maupun budaya, yang kemudian menciptakan tingkatan (undak-usuk bahasa). Kini di Indramayu hanya dikenal dua tingkatan, yakni bahasa ngoko/bagongan (kasar) dankrama (halus), atau bahasa pedinan dan bebasan.
c. Pengaruh dari SR (Sekolah Rakyat), SGB (Sekolah Guru Baru), SGA (Sekola Guru Atas) yang guru-gurunya mayoritas dari Jawa Tengah dan Jawa Timur dan mengajarkan bahasa Jawa Wetan.
d. Bahasa: 2 tingkatan (Ngoko/Bagongan/Padinan dengan Krama/Bebasan)
  • Ngoko/bagongan/padinan: Digunakan sehari-hari, dianggap lebih komunikatif walaupun kurang halus. Merupakan rumpun bahasa Jawa pesisir (atau menurut Perda Jabar No. 5/2003 adalah bahasa Cirebon).
  • · Krama/Bebasan: Digunakan saat berbicara dengan orang tua, orang yang lebih dewasa atau lebih tua, dianggap lebih halus dan sopan. Merupakan rumpun bahasa Jawa pesisir (atau menurut Perda Jabar No. 5/2003 adalah bahasa Cirebon).
e. Sastra: Purwakanti, Wangsalan, Parikan, Pribasa, Gugon Tuwon, Jawokan.
  • Purwakanti: Persamaan bunyi akhir di tiap baris (rima).
           Contoh: Sedina
                        sun kelaya
                        Seminggu
                        sun kelayu
                        Sewulan
                        sun kēlingan
                        Setaun
                        Sun keyungyun
  • Wangsalan: Wangsal-wangsul; jawab-pulang; kalimat yang mengungkapkan maksud dengan menggunakan kata-kata yang mirip atau mendekati maksud.
          Contoh: krikil kali, bokat wis waktunē
                       (krikil kali adalah watu, diasosiakan sebagai waktu)
  • Parikan: Pantun dalam bahasa daerah.
          Contoh: Mangan lepet mangan sempora
                       Mangan koci katut kulitē
                       Demen ruket bli kira-kira
                       Dadi siji angēl awitē

  • Pribasa: Peribahasa dalam istilah dan bahasa daerah.
          Contoh: Gedongana koncēnana
          Wong mati mangsa wurunga

  • Gugon Tuwon: Sebuah kalimat yang mengandung nasehat, mengajarkan tentang hidup, dan perilaku yang semestinya dijalani manusia. Berasal dari kata gugu (ditaati, diikuti) dan tuwa (orangtua).
         Contoh gugon tuwon dari Sunan Gunungjati:
         Ingsun titip tajug lan fakir miskin.
         Arti: Aku (Sunan Gunungjati) titipkan tajug/mushola/masjid dan fakir miskin.
         Yen kiyeng tamtu pareng, yen bodoh kudu weruh, yen pinter aja keblinger.
         Arti: Jika tekun pasti berhasil, jika bodoh harus berpengetahuan, jika pandai jangan pandai menurut diri-        sendiri dan seenak sendiri.
         Yen sembahyang kungsiya pucuke panah
         Arti: Jika sholat seperti berada pada ujung panah.
  • Jawokan: Susunan kata-kata dalam suatu kalimat, yang terdiri dari satu kalimat atau lebih yang berfungsi sebagai mantra atau doa.
          Contoh: Niat isun arep maca kemat jaran guyang
                       Dudu ngemat-ngemat tangga
                       Dudu ngemat wong liwat ning dalan
                       Sing tek kemat Nok Suratminah
                       Anakē Bapa Dam kang dunyaē lelantakan
                       Yēn lagi turu gagē nglilira

               Yēn wis nglilir gagē njagonga
               Yēn wis njagong gagē ngadega
                       Mlayua mbrengēngē kaya jaran sedalan-dalan
                       Teka welas teka asih
                      Nok Suratminah welas asih ning badan isun”

(6) Sejarah manusia Indramayu:
a. Adanya Kerajaan Manukrawa pada abad ke-5 di sekitar hilir sungai Cimanuk (berdasar Naskah Wangsakerta).
b. Kerajaan Sumedanglarang ketika berdiri pada abad ke-8, batas wilayahnya mencapai daerah-daerah yang sekarang termasuk Kabupaten Indramayu (Lelea, Kandanghaur).
c. Ulama Syeh Datuk Kahfi/Syeh Idhofi/Syeh Nurjati (adik ipar Sultan Sulaiman dari Baghdad) pada tahun 1420 tiba di Cirebon dan menetap di Pesambangan, Giri Amparan Jati. Pengaruhnya sampai Indramayu. Petilasannya ada di Desa Pabean Ilir Kec. Pasekan.
d. Makam Pangeran Guru (Pangeran Selawe) di Desa Dermayu Kec. Sindang, bermotifkan ”surya majapahit”, yang mengindikasikan pengaruh Majapahit pada abad ke-15 sudah sampai ke Indramayu.
e. Kerajaan Cirebon ketika baru berdiri tahun 1479, batas wilayah ke barat sampai daerah Junti. Batas lainnya adalah Losari (timur), Palimanan (selatan), Cigugur Kuningan (tenggara).
f. Pengelana Portugis, Tom Pires, pada tahun 1513 mencatat adanya pelabuhan Cimanuk, yang merupakan pelabuhan terbesar kedua setelahKalapa (Sundakalapa). Pelabuhan lainnya adalah Bantam (Banten),Pomdam (Pontang), Cheguide (Cigede), Tamgaram (Tangerang).Masyarakat sekitar pelabuhan Cimanuk sudah muslim, tetapi syahbandarnya penyembah berhala dari Kerajaan Sunda/Pajajaran.
g. Naskah Wangsakerta menyebutkan, Wiralodra adalah prajurit Mataram Sultan Agung yang ikut menyerbu Batavia (1628-1629) yang mengalami kekalahan. Dia ditugasi untuk menetap di Cimanuk untuk membuka pesawahan baru. Kelak menjadi Adipati di Indramayu. Versi lain, menyebut Wiralodra dari Demak.
h. Pengaruh Sultan Agung yang menguasai daerah-daerah di Jawa Barat selama 57 tahun (1620-1677).

(7) Sistem religi dan kepercayaan yang berkembang di Indramayu:
a. Upacara keagamaan.
b. Kepercayaan adanya Tuhan.
c. Sistem nilai dan pandangan hidup.

***

Jika sudah mengetahui uraian di atas, bagian-bagian kebudayaan memang luas kan? Dan ternyata budaya Dermayu itu cukup kaya kan? Jadi, kalau mengatakan budaya Dermayu itu hanya kesenian belaka, itu baru sebagian kecil saja. Sebab kebudayaan bukan hanya kesenian, tetapi juga ada adat-istiadat, alat dan perlengkapan hidup dan produksi, mata pencaharian, bahasa dan sastra, sejarah manusia, dan sitem religi.

Dipublikasikan oleh : wasdi http://wasdi-dragnell.blogspot.com/

Filosofi Cinta Sejati "Aristoteles"

          Aristoteles, pasti kita pernah mendengar nama itu. Ya, Aristoteles adalah salah satu tokoh penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan di dunia. Aristoteles lahir di Stageira, Chalcidice, Yunani, pada tahun 384 SM. Pemikiran-pemikiran cerdasnya banyak mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan di dunia.
Nah, pada postingan kali ini. Kita akan membahas salah satu pemikiran cerdas dari seorang Aristoteles, kita tidak akan membicarakan tentang Ilmiah atau filsafat. "Cinta Sejati" itulah yang akan coba kita bahas pada postingan kali ini.
Di suatu sore yang cerah Aristoteles sedang duduk santai di suatu taman bunga, dan di temani oleh seorang muridnya. Mereka berdua asyik berbincang-bincang tentang filsafat dan ilmu pengetahuan.
Di tengah asyiknya perbincangan, tiba-tiba sang murid bertanya:

"Guru, di dunia ini adakah cinta sejati? dan apa itu cinta sejati?"
Dengan senyum dan menatap muridnya, Aristoteles berkata:
 "Ya, cinta sejati itu memang ada. Jika kamu ingin tahu apa itu cinta sejati, Pergilah telusuri taman bunga itu, dan pilih bunga yang menurut kamu paling cantik dan kembali kesini"
Tanpa banyak tanya si murid langsung pergi menelusuri taman bunga itu dan berusaha untuk mencari bunga yang paling indah, sesuai dengan perintah gurunya. Sampai di taman itu si murid kebingungan memilih bunga mana yang indah, karena semua bungan di taman itu semuanya indah. Dan dia terus berjalan menelusuri taman bunga yang luas itu. Di tengah perjalan dia melihat satu bunga berwarna merah, dan sangat indah, sangat berbeda dari bunga-bunga yang pernah dia lihat sebelumnya.
Karena masih setengah perjalanan, si murid tersebut tidak mengambil bunga itu, karena dalam pikirannya "Mungkin jika aku telusuri akan ada bunga-bunga yang lebih indah di depan sana". Murid itu sudah berjalan mengelilingi seluruh taman bunga, namun sampai di ujung taman dia tidak juga menemukan satupun bunga yang lebih indah dari bunga merah yang ia temui di tengah kebun tadi.
Akhirnya, murid itu kembali ke tempat gurunya dengan perasaan kecewa. Sang guru bertanya:
"Kenapa kamu tidak membawa setangkai bunga pun?"
Dengan nada lemasnya si murid menjelaskan kepada sang guru :
"Sebenarnya saya sudah menemukan satu bunga yang paling cantik ditaman itu, bunga itu berada di tengah-tengah taman. Tapi karena rasa penasaran dan yakin akan ada bunga yang lebih indah dari itu di depan sana, saya melanjutkan mencarinya sampai keujung taman. Sampai di ujung taman tidak ada satupun bunga yang saya temukan yang melebihi indahnya bunya itu. Dan saat kembali ingin mengambil bunga yang ada di tengah taman itu, saya tidak lagi melihat bunga itu, mungkin sudah di ambil orang lain."
Sang guru kemudian tersenyum dan menepuk pundak muridnya tersebut. Nah muridku, seperti itu lah cinta sejati di dunia ini.
Dari cerita diatas, kita dapat pelajaran yang sangat berharga akan arti cinta sejati. Oleh sebab itu, marilah sama-sama kita berusaha untuk mensyukuri dan menjaga dengan sebaik-baiknya apa yang kita dapatkan, sebelum orang lain mengambilnya dari kita.

Kegagalan tidak seperti yang kita pikirkan


Tidak selamanya yang kita rencanakan terealisasi dengan baik, terkadang ada hal-hal mendasar yang tidak bisa terelakan ketika rancangan tersebut kemudian gagal dan tidak bisa terealisasi dengan baik. Berikut ini ada beberapa hal yang mungkin membuat rancangan kita tidak berjalan sesuai dengan keinginan kita:

1. Kita tidak menyadari potensi kita sebenarnya....

Memaksakan kehendak ingin menjadi sesuatu yang diinginkan memang baik, karena didalamnya terdapat upaya yang jelas untuk mewujudkannya. Namun ada banyak orang yang selalu gagal dalam bidang yang diinginkannya.
Jangan pernah berpikir kita bisa meraih kesuksesan yang sama seperti orang lain.
Ini adalah hal penting yang harus dipikirkan oleh semua orang, pada dasarnya kita tidak bisa meraih kesuksesan seperti orang lain karena zaman kita dengan orang lain pasti berbeda. Saya masih ingat bagaimana Indro "Warkop" berkata ketika diwawancara bahwa sebenarnya tidak ada lagi yang bisa menggantikan posisi Warkop, kalau bicara Warkop ya, Dono, Kasino dan Indro. Sama halnya dengan kesuksesan, kita tidak bisa menempel kesuksesan orang lain karena pada dasarnya kita punya jalan kesuksesan seperti orang lain, kalaupun ada kesamaan dalam jalan hidup, itu semata hanya karena kita terinspirasi dan berusaha mencari tahu kesamaan orang tersebut dengan diri kita.
Jadi buat apa terlalu sibuk memikirkan seperti orang lain, bila kita sendiri sebenarnya tidak memiliki potensi yang sama dengan orang lain.

2. Terlalu cepat menyerah....

Gagal dalam banyak hal, selama ia tidak pernah berhenti untuk mencapainya, maka gagal itu sebenarnya tidak terjadi. Yang ada hanyalah proses pembelajaran. Ketika saya memilih menulis sebagai jalan hidup, saya kerap kali harus menerima banyak sekali ketidakberuntungan, bahkan saya pernah ditolak 4 kali berturut-turut dalam kurun waktu satu bulan untuk 4 naskah berbeda. Kalau saya berhenti mungkin saya sudah tidak menulis lagi. Dan terbukti pada tahun 2010 saya menulis kembali dan menelurkan enam buku.
Jadi sebenarnya kita bisa bertanya pada diri sendiri, apakah kita menyerah terlalu cepat atau memang kita sedang berproses menuju kesuksesan seperti yang kita inginkan....

3. Ada sesuatu yang lebih baik lagi menanti....

Ketika salah satu karya saya mengalami penundaan yang cukup lama, saya kecewa karena sesuatu yang sudah saya kerjakan dengan maksimal ternyata tidak dihargai oleh pihak penerbit. Saya kemudian merasa diri saya sudah tidak berarti lagi, hingga kemudian terjebak pada pikiran yang mengungkung saya. Padahal setelah bersabar menunggu beberapa waktu, ternyata karya saya mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan pembaca.
Dari sini akhirnya saya belajar, bahwa kegagalan itu pada dasarnya mengajarkan seseorang untuk bersabar lebih, karena ada sebuah kehendak dari-Nya yang akan menjadikan kita jauh lebih baik dari pemikiran kita sebelumnya.

4. Angkuh, hingga tidak sadar kita menjatuhkan diri sendiri....

Angkuh, hal inilah yang membuat seseorang kemudian terjatuh dan terpuruk pada kegagalan. Bisa jadi gagal adalah medium untuk menegur kita dari-Nya.
Terkadang tanpa sadar kita selalu merasa bisa mengerjakan semuanya dengan baik, hingga akhirnya kita menganggap diri kita lebih dari orang lain. Padahal hal tersebut adalah jalan untuk tidak mendengarkan pendapat orang lain hingga akhirnya kita terjebak dalam sebuah situasi angkuh dan merasa orang lain tidak lebih baik dari diri kita.
Kalau sudah begini jangan heran bila satu persatu orang kemudian meninggalkan kita dan tidak mempercayai diri kita lagi. Hingga kegagalan pun harus diterima dengan rasa pahit.
Bila begini situasinya mungkin sudah saatnya kita bernafas sejenak memikirkan hal-hal yang sudah kita lakukan selama ini dan bagaimana kita membangun hubungan dengan orang-orang di sekitar kita....

5. Terlalu sibuk memikirkan kecurangan orang lain dalam menggapai kesuksesan

Tidak semua orang didunia ini berpikir jernih dan jujur dalam menggapai kesuksesan yang diinginkan, terkadang kita akan menemui orang-orang yang dengan segala upaya membuat dirinya sukses dengan cara culas. Menjatuhkan orang disekitarnya hingga mungkin menjual dirinya.
Kalau kita terpaku pada cara seperti mereka, maka kita akan hanya terus terpaku pada kesuksesan dengan role model seperti mereka. Ingat point pertama, kita tidak bisa menyamakan jalan kesuksesan kita sama seperti orang lain, karena pada dasarnya kita punya jalan kesuksesan sendiri-sendiri. Jadi sekali lagi buat apa kita mendedikasikan waktu untuk memikirkan kecurangan orang lain, alangkah bijaksananya bila kita sibuk memikirkan karya dan kesuksesan diri kita sendiri. Tidak perlu kita berpikir orang lain banyak yang culas dalam berbisnis, satu hal yang pasti kita bisa menjadi sukses tanpa harus berbuat seperti mereka, bahkan mungkin kita bisa lebih hebat dari mereka.

Inilah sedikit renungan yang bisa saya share, senang sekali rasanya bisa menulis kembali di blog ini....

Salam Inspirasi

Cara Membuat Kartu Identitas Facebook

Assalammua'laikum Wr.Wb

            Selamat sore untuk sobat semua,mumpung masih dalam suasana libur pergantian tahun baru.
saya akan sedikit share seputar dunia facebook lagi,yaitu cara membuat id facebook atau bisa di kenal dengan kartu identitas.
nah mungkin di antara sobat ada yang penasaran bisa lihat penampakannya di bawah:

 
Bagaimana anda tertarik untuk mencoba membuatnya,
langsung saja menuju ke tkp
Note:apabila nanti format gambar yang anda dapatkan adalah php,maka langsung saja ubah namanya ke jpg setelah tanda (.)titik.agar memudahkan anda untuk mengupload gambar tsb.
Silahkan mencoba dan sampai di sini dulu apa yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini,sekian dan....
 
'Wassalammua'laikum Wr.Wb'

Cara Membuat Tulisan Nama Keren Online

Assalammua'laikum Wr.Wb

Saat ini Anda dapat membuat atau merancang ulang gambar identitas Anda sendiri dengan cara yang sangat mudah. Diperlukan sebuah aplikasi yang dapat membantu Anda melakukannya yaitu aplikasi Cooltext.
Anda dapat mengaksesnya di www.CoolText.com

Aplikasi Cooltext ini memungkinkan Anda untuk dapat membuat dan merancang ratusan hingga ribuan teks berupa gambar, logo, button navigasi yang beragam jenis dan bentuk. Anda dapat menyesuaikan jenis, bentuk, jenis warna, jenis huruf, sesuai dengan kemauan anda.


Untuk dapat menggunakan aplikasi Cooltext ini, ada beberapa langkah yang haru Anda ikut antara lain :
 
 Langkah awal adalah datang ke website www.CoolText.com
  • Langkah pertama 
Membuat rancangan teks nama atau logo yang sesuai dengan selera Anda. Pilihlah style yang sesuai dengan website yang Anda miliki. Untuk pengaturan ukuran dan warna dapat dilakukan setelah Anda memilih style yang sesuai. Sebagai contoh, kami memilih format style “Nova” yang terlihat dengan efek sinar yang menyala.
  • Langkah kedua
Setelah Anda memilih style yang Anda inginkan, Anda akan diarahkan pada halaman “Design Your Logo”. Pada halaman ini, Anda akan melakukan hal-hal mendasar dalam perancangan seperti menentukan teks yang akan dijadikan sebagai logo. Disini Anda juga diminta untuk dapat menyesuakan ukuran teks dan jenis huruf yang akan digunakan.
 Design Your Logo

Rendered Image 
 
 
 
Text Size
 
  • Langkah ketiga 
Setelah memilih jenis huruf, Anda akan diminta untuk mengubah teks glow. Teks glow ini adalah suatu sinar yang terdapat diluar tulisan. Glow dapat diubah dengan cara meng-klik pada tombol Glow.
     Glow
   
Image Size

Alignment
Width
Height
 
                                                                                         
 
 
  • Langkah keempat 
Anda juga bisa mengatur Ukuran Gambar dan Alignment. 
  • Langkah kelima 
Klik tombol “Create Logo” untuk melihat hasil desain Logo yang anda buat.
 

Download Image - Edit this logo - Get HTML Code - Email Image

  • Langkah keenam
Setelah teks logo dianggap sesuai dengan selera dan website Anda, selanjutnya Akan ada bebrapa pilihan:

Download Image: Untuk mendownload Logo yang sudah anda buat, file *.png
Edit this logo: Untuk melakukan pengeditan kembali.
Get HTML Code: Untuk mendapatkan kode HTML, biasanya ini untuk dijadikan widget. 
Email Image: Untuk mengirim logo lewat email.
Demikian beberapa langkah mudah yang dapat Anda lakukan untuk membuat desain nama online. 

Catatan: Karena aplikasi Cooltext ini merupakan aplikasi online graphics generator, sehingga untuk dapat menggunakannya Anda membutuhkan koneksi internet. Karena proses perancangan dilakukan secara langsung pada website Cooltext.
 
 Silahkan mencoba dan sampai di sini dulu apa yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini,sekian dan....
'Wassalammua'laikum Wr.Wb'
 
 
     [By]