Senin, 03 Februari 2014

Filosofi Cinta Sejati "Aristoteles"

          Aristoteles, pasti kita pernah mendengar nama itu. Ya, Aristoteles adalah salah satu tokoh penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan di dunia. Aristoteles lahir di Stageira, Chalcidice, Yunani, pada tahun 384 SM. Pemikiran-pemikiran cerdasnya banyak mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan di dunia.
Nah, pada postingan kali ini. Kita akan membahas salah satu pemikiran cerdas dari seorang Aristoteles, kita tidak akan membicarakan tentang Ilmiah atau filsafat. "Cinta Sejati" itulah yang akan coba kita bahas pada postingan kali ini.
Di suatu sore yang cerah Aristoteles sedang duduk santai di suatu taman bunga, dan di temani oleh seorang muridnya. Mereka berdua asyik berbincang-bincang tentang filsafat dan ilmu pengetahuan.
Di tengah asyiknya perbincangan, tiba-tiba sang murid bertanya:

"Guru, di dunia ini adakah cinta sejati? dan apa itu cinta sejati?"
Dengan senyum dan menatap muridnya, Aristoteles berkata:
 "Ya, cinta sejati itu memang ada. Jika kamu ingin tahu apa itu cinta sejati, Pergilah telusuri taman bunga itu, dan pilih bunga yang menurut kamu paling cantik dan kembali kesini"
Tanpa banyak tanya si murid langsung pergi menelusuri taman bunga itu dan berusaha untuk mencari bunga yang paling indah, sesuai dengan perintah gurunya. Sampai di taman itu si murid kebingungan memilih bunga mana yang indah, karena semua bungan di taman itu semuanya indah. Dan dia terus berjalan menelusuri taman bunga yang luas itu. Di tengah perjalan dia melihat satu bunga berwarna merah, dan sangat indah, sangat berbeda dari bunga-bunga yang pernah dia lihat sebelumnya.
Karena masih setengah perjalanan, si murid tersebut tidak mengambil bunga itu, karena dalam pikirannya "Mungkin jika aku telusuri akan ada bunga-bunga yang lebih indah di depan sana". Murid itu sudah berjalan mengelilingi seluruh taman bunga, namun sampai di ujung taman dia tidak juga menemukan satupun bunga yang lebih indah dari bunga merah yang ia temui di tengah kebun tadi.
Akhirnya, murid itu kembali ke tempat gurunya dengan perasaan kecewa. Sang guru bertanya:
"Kenapa kamu tidak membawa setangkai bunga pun?"
Dengan nada lemasnya si murid menjelaskan kepada sang guru :
"Sebenarnya saya sudah menemukan satu bunga yang paling cantik ditaman itu, bunga itu berada di tengah-tengah taman. Tapi karena rasa penasaran dan yakin akan ada bunga yang lebih indah dari itu di depan sana, saya melanjutkan mencarinya sampai keujung taman. Sampai di ujung taman tidak ada satupun bunga yang saya temukan yang melebihi indahnya bunya itu. Dan saat kembali ingin mengambil bunga yang ada di tengah taman itu, saya tidak lagi melihat bunga itu, mungkin sudah di ambil orang lain."
Sang guru kemudian tersenyum dan menepuk pundak muridnya tersebut. Nah muridku, seperti itu lah cinta sejati di dunia ini.
Dari cerita diatas, kita dapat pelajaran yang sangat berharga akan arti cinta sejati. Oleh sebab itu, marilah sama-sama kita berusaha untuk mensyukuri dan menjaga dengan sebaik-baiknya apa yang kita dapatkan, sebelum orang lain mengambilnya dari kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar